Minggu, 29 Desember 2013

hay guys... kini telah ada desain baru untuk para pencinta kaos suis chepey.
harganya masih tetap sama, @70.000,, jika ngambil dengan jumlah minimal 1 lusin hitungannya per pc dikenai harga @55.000. free ongkir untuk daerah jogja..
monggo temen-temen yang berminat dan ingin pesan,, kami tunggu kabarnya.. :D

CP : 081337884269
BB : 25cc52c0


hay guys... kini telah ada desain baru untuk para pencinta kaos suis chepey.
harganya masih tetap sama, @70.000,, jika ngambil dengan jumlah minimal 1 lusin hitungannya per pc dikenai harga @55.000. free ongkir untuk daerah jogja..
monggo temen-temen yang berminat dan ingin pesan,, kami tunggu kabarnya.. :D

CP : 081337884269
BB : 25cc52c0


hay guys... kini telah ada desain baru untuk para pencinta kaos suis chepey.
harganya masih tetap sama, @70.000,, jika ngambil dengan jumlah minimal 1 lusin hitungannya per pc dikenai harga @55.000. free ongkir untuk daerah jogja..
monggo temen-temen yang berminat dan ingin pesan,, kami tunggu kabarnya.. :D

CP : 081337884269
BB : 25cc52c0


hay guys... kini telah ada desain baru untuk para pencinta kaos suis chepey.
harganya masih tetap sama, @70.000,, jika ngambil dengan jumlah minimal 1 lusin hitungannya per pc dikenai harga @55.000. free ongkir untuk daerah jogja..
monggo temen-temen yang berminat dan ingin pesan,, kami tunggu kabarnya.. :D

CP : 081337884269
BB : 25cc52c0


hay guys... kini telah ada desain baru untuk para pencinta kaos suis chepey.
harganya masih tetap sama, @70.000,, jika ngambil dengan jumlah minimal 1 lusin hitungannya per pc dikenai harga @55.000. free ongkir untuk daerah jogja..
monggo temen-temen yang berminat dan ingin pesan,, kami tunggu kabarnya.. :D

CP : 081337884269
BB : 25cc52c0
hay guys... kini telah ada desain baru untuk para pencinta kaos suis chepey.
harganya masih tetap sama, @70.000,, jika ngambil dengan jumlah minimal 1 lusin hitungannya per pc dikenai harga @55.000. free ongkir untuk daerah jogja..
monggo temen-temen yang berminat dan ingin pesan,, kami tunggu kabarnya.. :D

CP : 081337884269
BB : 25cc52c0








hay guys... kini telah ada desain baru untuk para pencinta kaos suis chepey.
harganya masih tetap sama, @70.000,, jika ngambil dengan jumlah minimal 1 lusin hitungannya per pc dikenai harga @55.000. free ongkir untuk daerah jogja..
monggo temen-temen yang berminat dan ingin pesan,, kami tunggu kabarnya.. :D

CP : 081337884269
BB : 25cc52c0


hay guys... kini telah ada desain baru untuk para pencinta kaos suis chepey.
harganya masih tetap sama, @70.000,, jika ngambil dengan jumlah minimal 1 lusin hitungannya per pc dikenai harga @55.000. free ongkir untuk daerah jogja..
monggo temen-temen yang berminat dan ingin pesan,, kami tunggu kabarnya.. :D

CP : 081337884269
BB : 25cc52c0



hay guys... kini telah ada desain baru untuk para pencinta kaos suis chepey.
harganya masih tetap sama, @70.000,, jika ngambil dengan jumlah minimal 1 lusin hitungannya per pc dikenai harga @55.000. free ongkir untuk daerah jogja..
monggo temen-temen yang berminat dan ingin pesan,, kami tunggu kabarnya.. :D

CP : 081337884269
BB : 25cc52c0


hay guys... kini telah ada desain baru untuk para pencinta kaos suis chepey.
harganya masih tetap sama, @70.000,, jika ngambil dengan jumlah minimal 1 lusin hitungannya per pc dikenai harga @55.000. free ongkir untuk daerah jogja..
monggo temen-temen yang berminat dan ingin pesan,, kami tunggu kabarnya.. :D

CP : 081337884269
BB : 25cc52c0


hay guys... kini telah ada desain baru untuk para pencinta kaos suis chepey.
harganya masih tetap sama, @70.000,, jika ngambil dengan jumlah minimal 1 lusin hitungannya per pc dikenai harga @55.000. free ongkir untuk daerah jogja..
monggo temen-temen yang berminat dan ingin pesan,, kami tunggu kabarnya.. :D

CP : 081337884269
BB : 25cc52c0


hay guys... kini telah ada desain baru untuk para pencinta kaos suis chepey.
harganya masih tetap sama, @70.000,, jika ngambil dengan jumlah minimal 1 lusin hitungannya per pc dikenai harga @55.000. free ongkir untuk daerah jogja..
monggo temen-temen yang berminat dan ingin pesan,, kami tunggu kabarnya.. :D

CP : 081337884269
BB : 25cc52c0





Senin, 30 September 2013

kaos SUIS CHEPEY (sumba island) # costum house

hay guys... kini telah ada desain baru untuk para pencinta kaos suis chepey.
silahkan dipesan melalui CP yang tertera di gambar.. :)
harganya masih tetap sama, @70.000,, jika ngambil dengan jumlah minimal 1 lusin hitungannya per pc dikenai harga @55.000. free ongkir untuk daerah jogja..
monggo temen-temen yang berminat dan ingin pesan,, kami tunggu kabarnya.. :D


tampak belakang

tampak depan

 kaos SUIS CHEPEY Sumba Island # costum house

kaos SUIS CHEPEY (sumba island) # 100% sumba Island

hay guys... kini telah ada desain baru untuk para pencinta kaos suis chepey.
silahkan dipesan melalui CP yang tertera di gambar.. :)
harganya masih tetap sama, @70.000,, jika ngambil dengan jumlah minimal 1 lusin hitungannya per pc dikenai harga @55.000. free ongkir untuk daerah jogja..
monggo temen-temen yang berminat dan ingin pesan,, kami tunggu kabarnya.. :D



tampak belakang

tampak depan
kaos SUIS CHEPEY Sumba Island # 100% Sumba Island

kaos SUIS CHEPEY (sumba island) # tana humba

hay guys... kini telah ada desain baru untuk para pencinta kaos suis chepey.
silahkan dipesan melalui CP yang tertera di gambar.. :)
harganya masih tetap sama, @70.000,, jika ngambil dengan jumlah minimal 1 lusin hitungannya per pc dikenai harga @55.000. free ongkir untuk daerah jogja..
monggo temen-temen yang berminat dan ingin pesan,, kami tunggu kabarnya.. :D


                                        tampak belakang

tampak depan

kaos SUIS CHEPEY sumba island (tana humba)

Jumat, 13 September 2013

Kaos Sumba Island (CHE-PEY)

T-Shirt SUMBA ISLAND CHE-PEY (Sumba Culture)

 T-Shirt SUMBA ISLAND CHE-PEY (coconut island)

 T-Shirt SUMBA ISLAND CHE-PEY (sandelwood horse)

 T-Shirt SUMBA ISLAND CHE-PEY (Sumba Vespa)

 T-Shirt SUMBA ISLAND CHE-PEY (Sumba Ethnic)

T-Shirt SUMBA ISLAND CHE-PEY (MARAMBA Vespa)

T-Shirt SUMBA ISLAND CHE-PEY (MARAMBA reggae)


guys..!! rambu,ina,ama,umbu,, masyarakat sumba.... mohon ijin,perkenalkan desain tshirt sumba island,,, kini telah hadir dan siap menerima pesanan sodara masyarakat sumba..
   soal harga,,sangat-sangat terjangkau.dengan kualitas kain menggunakan bahan cotton combed 24s kalian bisa mendapatkan kaos sumba island (CHE-PEY) hanya dengan harga @60.000... (belum ongkir).. dan untuk sa'at ini kami siap melayani free order untuk daerah Yogyakarta..
 ayoooo,,, jika kalian berminat bisa langsung hubungi CP yg tertera pada gambar di atas....
 mari kita perkenalkan sumba di mata dunia... :D

oyaa,, setiap pembelian kaos Sumba Island,,kami memberikan 1 stiker,free lhoo,,,, :D


Senin, 25 Juni 2012

Kenalilah Musik Reggae yang Sesungguhnya...


Sebenernya ga susah sich buat kita semua untuk suka sama berbagai jenis musik apaan aja,tetapi masyarakat di Indonesia ini selalu menilai klo jenis musik yang gw suka ini jelek dan tidak patut untuk diikiuti. Asal kalian semua tau Apa musik reggae itu? Apa ganja itu? Kenapa reggae selalu di identikan dengan ganja/marijuana?

Mungkin untuk orang yang ga pernah tau apa sisi baik dari musik ini,dia bakalan bilang musik reggae itu musik para pecinta ganja.Kalian semua harus tau asal-usul musik ini dulu baru kaliana bisa menilainya,ga mungkin ada suatu masalah yang tidak ada asal-usulnya pasti ada.Maupun itu buruk&baik.
Musik Reggae memang dari asal negara Jamaika yang dipopulerkan oleh Robert Nesta Marley yang biasa kita sebut dia "Bob Marley",Beliau memperkenalkan musik reggae ini memang dengan memakai barang haram tersebut yaitu "Marijuana/Ganja".Tetapi apakah kita harus mengikuti jalan yang salah itu? Saya kira tidak harus mengkonsumsi barang tersebut pun kita bisa menikmati musik ini.

Saya sendiri pun tadinya menilai seperti orang-orang pada umumnya menilai musik reggae ini,tpi dalam diri saya berkata"apa iya musik yang saya suka ini benar kenyataannya seperti yang dikatakan orang-orang?".Lalu dalam kurun waktu 1 minggu saya berada didepan komputer tak henti-henti untuk mengetahui benar atau tidaknya musik reggae itu di identikan dengan marijuana,sampai-sampai saya harus kenal marah oleh orang tua saya.Namun mereka berdua mengerti apa yang saya suka dan akhir mereka membiarkan saya untuk melanjutkan pencaharian seluk beluk musik reggae tersebut.
Sampai sekarang kedua orang tua saya percaya kepada saya bahwa musik reggae tidak selalu di identikan dengan marijuana/ganja,walaupun kedua orang tua saya tidak setuju dengan musik yang saya suka sampai saat ini.Mereka bisa menerima saya untuk menyukai musik ini,ketika mereka saya kasih hasil-hasil riset yang saya dapatkan tentang musik reggae dalam versi aslinya..


Reggae Ga Harus Memakai Marijuana( Ganja )
Dari hasil riset yang saya pelajari selama 2 bulan,Bob Marley memainkan musik reggae dengan menghisap marijuana.Karena dia adalah seseorang yang menganut ajaran Rastafarian,ajaran tersebut memang ada di negara asalnya yaitu Jamaica.Namun agama itu di bawa oleh seorang yang bernama Marcus Harvey,Beliau lah yang membawa ajaran itu ke negara jamaica. Setiap hari Bob Marley selalu mengkonsumsi barang haram tersebut karena itu adalah suatu ritualnya untuk mendekatkan hatinya kepada sang penciptanya,mungkin yang kita tahu sebagian agama adalah seperti ini: Islam,Kristen,Buddha,Hindu,Protestan,dll. Tetapi agama Rastafaraian ini berasal dari negara afrika namun menyebar ke berbagai negara seperti Jamaica ini. Ada banyak hal juga yang mesti kita ketahui dari secerca tulisan ini,bukan hanya musik reggae saja yang mengkonsumsi barang haram tersebut,dari semua golongan musik pun banyak yang memakai barang haram ini..Namun selalu saja musik reggae yang menjadi jelek hingga semua masyarakat di Indonesia ini tidak menerima keberadaan musik ini di negeri yang mungkin kaya akan segalanya...

Rastaman, Rastafaria; Pergeseran Nilai Sebuah Budaya

Rastaman, Rastafaria; Pergeseran Nilai Sebuah Budaya




I.      Pembukaan
            Musik reggae hampir selalu diidentikan dengan rastafaria, rambut gimbal dan marijuana. Seorang pencinta musik reggae sering juga menyebut dirinya atau disebut  sebagai rastaman, terkadang merubah gaya rambutnya menjadi gimbal dalam sekejap, sering berucap “woyoooo man”, selalu menggunakan atribut-atribut yang lekat dengan warna merah, kuning, hijau atau terkadang hitam hijau, dan tentu saja terkadang menghisap ganja secara sembunyi-sembunyi sambil mendengarkan “Legalizes It”[1] atau “Why I Am Rastaman”[2]. Maka, muncullah berbagai distro yang khusus menjual pernak-pernih reggae, di mall-mall pun bisa ditemukan banyak atribut serupa, dan muncul pula berbagai studio atau salon yang menjual jasa men-dreadlock[3] rambut dengan berbagai teknik sebagai jawaban atau konsekuensi atas bermunculannya para konsumen reggae.
Bahkan, beberapa kalangan musisi reggae coba memandang fenomena ini sebagai sebuah upaya para pelaku industri musik mainstream untuk mengalihkan kejenuhan masyarakat[4]. Ini senada dengan apa yang dikatakan Adorno (dalam Storey, 2004) bahwa musik pop akan menimbulkan sebuah kejenuhan komersil.
Dengan sebuah kalimat pendek, fenomena di atas bisa dikatakan demikian; reggae, rastaman, dreadlock telah menjadi sebuah budaya pop, dari musik pop sampai gaya hidup, di Jakarta khususnya dan di Indonesia pada umumnya. Di dalam makalah ini, saya mencoba memaparkan secara singkat apa itu reggae, rastaman, dreadlock, dan perkembangannya dari awal kemunculannya hingga menjadi sebuah budaya pop.

II.   Isi
II.1. Kelahiran Reggae Hingga Welcome To My Paradise
            Seperti diutarakan di bagian pembukaan, musik reggae acap ditautkan dengan Jamaika. Hal ini benar adanya. Di negara kepulauan Karibia itulah musik reggae lahir dan mendapat pengakuan secara internasional pada tahun 1970-an atas kerja keras ‘Toots’ Hibbert, Bob Marley dan Jimmy Cliff (Nettleford, 1979).
Reggae tak terlepas dari musik-musik garapan pemusik Jamaika sebelumnya seperti ska dan rocksteady. Pada tahun 1950-an, di Jamaika munculah ska sebagai hasil pertemuan folk musik Jamaika, ritme musik Karibia dan Afrika, New Orleans R&B. Ska pada akhirnya lebih dikenal dan berkembang di Inggris dengan para musisinya seperti Skatalies, Millie Small, Bad Manners, dll (Shuker, 1998). Ska pun muncul di Indonesia dan tetap eksis di komunitas terbatas dengan musisi-musisinya seperti Tipe X, Skatalie, Escoret, dll.
Selanjutnya, pada tahun 1960-an, dipengaruhi oleh musik pop Amerika beraliran psychedelic rock, ska di Jamaika beralih ke rocksteady dengan ritme yang lebih pelan dan ‘soul’. Beberapa lama kemudian, masih di era 1960-an, muncullah reggae di ranah musik pop Jamaika dengan fondasi dari musik ska dan rock steady dengan ritme empat per empat, dua per empat dengan instrument-instrument utamanya (seperti pada musik ska dan rocksteady) seperti bass, gitar listrik dan drum dengan petikan gitar secara terbalik (up-strokes) pada akhir birama, serta alat musik ritmis seperti gendang, bongo dsb., yang berasal dari musik rakyat Jamaika. Musik baru Jamaika ini dikenal juga dengan lirik-liriknya yang menanggapi gejolak politik Jamaika masa itu[5], perjuangan ras, dan karena banyaknya musisi reggae yang juga adalah penganut rastafaria (seperti Bob Marley, Burning Spiers, Jimmy Cliff) maka masuklah cara pandangan Rastafaria itu dalam lirik-liriknya (Shuker, 1998).
Setelah dikenal luas oleh konsumen musik pop dunia, reggae mulai dimainkan bukan hanya oleh musisi Jamaika, musisi kulit hitam, tetapi juga oleh para pemusik Barat yang terpengaruh oleh reggae seperti The Police, The Clash, UB40 dan juga pemusik-pemusik Indonesia seperti Tonny Q, Imanez (di era 1980an sampai 1990-an) serta yang sekarang seperti Steven and Coconuttrees. Yang disebut terakhir ini, dengan album Welcome to My Paradise, bisa dikatakan sebagai penanda kelahiran kembalinya aliran reggae di negeri ini, setelah sempat mencuat di tahun 1990-an atas kerja keras Imanez dan beberapa pemusik potlot lainnya (Fukron, 2007).

II.2. Reggae, Rastafarianisme dan Dreadlock
            Reggae lahir jauh setelah rastafarianisme lahir. Adalah Marcus Mosiah Garvey, tokoh yang dianggap berperan penting dalam kelahiran sebuah laku hidup baru ini. Banyak orang yang menganggap rastafaria adalah sebuah agama, sebuah aliran kepercayaan. Menurut Norman Hugh Redington, rastafaria berasal dari penafsiran Marcus Mosiah Garvey yang adalah seorang Katholik bahwa, Yesus berkulit hitam. bukanlah sebuah agama atau pun aliran kepercayaan. Ia, yang pada awalnya adalah seorang pastor, mendirikan Universal Negro Improvement Association (UNIA) yang merupakan organisasi kekuatan kaum kulit hitam di tahun 1920-an (Norman Hugh Redington, seorang editor di The St. Pachomius Orthodox Library dalam artikel di www.nomadfx.com). Organisasi ini pada akhirnya membangun gerejanya sendiri yang bernama African Orthodox Church.
            Para pengikutnya lantas menyebut diri sebagai kaum Rastafarian yang diambil dari nama Ras Tafari[6]. Ajaran rastafari sendiri merupakan pencampuran dari berbagai macam aliran kepercayaan dan agama seperti Kristen, Hindu, dan juga aliran-aliran mistik di Afrika. Salah satu gaya hidup yang diadopsi dari aliran-aliran mistik Afrika dan Hindu adalah gaya rambut gimbal yang disebut oleh kaum rastafaria dengan dreadlock. Dreadlock berasal dari kata dread (rasa takut) untuk menggambarkan rasa takut pada Tuhan atau dalam bahasa rastafaria disebut Jahwe atau disingkat Jah dan juga menunjukkan sebuah kesungguhan untuk menjalankan hidup dengan sebuah tujuan (Redington, 2007). Dipercayai oleh aliran mistik Afrika, kaum Nazarit di Barat, dan para penganut Yogi, Gyani dan Tapasvi dari segala sekte di India, rambut gimbal dimaksudkan sebagai pengingkaran pada penampilan fisik yang fana, menjadi bagian dari jalan spiritual yang mereka tempuh. Selain itu ada kepercayaan bahwa rambut gimbal membantu meningkatkan daya tahan tubuh, kekuatan mental-spiritual dan supernatural. Keyakinan tersebut dilatari kepercayaan bahwa energi mental dan spiritual manusia keluar melalui ubun-ubun dan rambut, sehingga ketika rambut terkunci belitan maka energi itu akan tertahan dalam tubuh (www.acehforum.com dan Haksa, 2005). Namun di Jamaika sendiri, rastafaria ini tidak dianggap sebagai agama. Hal ini diakibatkan oleh mengakarnya kristiani di negeri itu akibat kolonialisasi Inggris. Bahkan dalam sensus penduduk resmi Jamaika di tahun 1970, Rastafaria atau Gereja Ortodoks Afrika tidak dimasukkan ke dalam sensus tersebut ( Nettleford, 1979).
            Musik reggae sendiri pada awalnya lahir dari jalanan Getho (perkampungan kaum rastafaria) di Kingson ibu kota Jamaika. Inilah yang menyebabkan gaya rambut gimbal menghiasi para musisi reggae awal dan lirik-lirik lagu reggae sarat dengan muatan ajaran rastafari yakni kebebasan, perdamaian, dan keindahan alam, serta gaya hidup bohemian. Masuknya reggae sebagai salah satu unsur musik dunia yang juga mempengaruhi banyak musisi dunia lainnya, otomatis mengakibatkan aliran musik satu ini menjadi barang konsumsi publik dunia. Maka, gaya rambut gimbal atau dreadlock serta lirik-lirik ‘rasta’ dalam lagunya pun menjadi konsumsi publik. Dalam kata lain, dreadlock dan ajaran rasta telah menjadi produksi pop, menjadi budaya pop, seiring berkembangnya musik reggae sebagai sebuah musik pop.
            Di saat menjadi sebuah musik pop, yang adalah sebuah produksi kapitalis, musik reggae secara sadar tak sadar masuk juga ke dalam pola pikir kapitalis, seperti yang diutarakan oleh Adorno bahwa, musik pop akan mengulang hal yang itu-itu saja dan tidak bisa keluar dari batas formula yang telah membentuknya (Soetomo, 2003 dan Storey, 2007). Dalam kasus musik reggae, terlihat bahwa tema-tema yang diangkat dalam lagu-lagunya dari zaman Bob Marley hingga Steven and  Coconuttreez masih seputar masalah yang sama; kebebasan, Jah, alam, cinta dan lain sebagainya. Gaya hidup rastafaria-pun telah menjadi pudar makna awalnya dan menjadi konsumsi massa yang terkadang terlihat seperti tak sadar akan maksud dan makna awalnya.
Di sini menjadi benarlah apa yang dikatakan Adorno bahwa konsumen musiki pop akan memanifestasikan dirinya dalam tipe yang ritmsi yakni yang menari-nari dalam pemalingan perhatian pada ritme eksploitasi dan opresinya sendiri (dalam Storey, 2007). Sedangkan tipe konsumen musik pop kedua menurut Adorno-pun dapat kita lihat pada para pemusik reggae dan pencinta reggae lainnya semisal Ras Muhammad dan beberapa anggota kmunitas Indo-reggae lainnya yakni tipe emosional, mereka tetap mawas diri dan agak miris melihat perkembangan reggae yang menurut mereka jauh dari cita-cita awal reggae (lih. Blog pribadi Ras Muhammad dan website indo-reggae)

III. Penutup
            Meskipun telah jauh dari apa itu rastafaria, dreadlock, para pencinta reggae Indonesia saat ini, telah menemukan sebuah tempat di mana mereka bisa menjadi ada. Menurut Riesman (dalam Storey 2007), mengkonsumsi musik tertentu bagi kelompok anak muda tertentu adalah cara mereka untuk mengada. Konsumsi musik digunakan sebagai tanda yang dengannya kaum muda menilai dan dinilai orang lain. Menjadi bagian dari subkultur anak muda berarti memperlihatkan selera musik tertentu dan mengklaim bahwa konsumsinya adalah tindakan kreasi komunal. Tidak menjadi soal apakah konsumsi itu bersifat nyata atau imajiner.
            Musik reggae, sebutan rastaman, telah menjadi satu bentuk subkultur baru di negeri ini, di mana dengannya anak muda menentukan dan menggolongkan dirinya. Di sini, musik reggae menjadi penting sebagai sebuah selera, dan rastaman menjadi sebuah identitas komunal kelompok social tertentu. Tinggal bagaimana para pengamat social dan juga para anggota komunitas itu memahami diri dan kultur yang dipilihnya, agar tidak terjadi penafsiran keliru yang berbahaya bagi mereka. Penggunaan ganja adalah salah satu contohnya, di mana reggae tidak identik dengan ganja serta rastafarianisme pun bukanlah sebuah komunitas para penghisap ganja.

REGGAE NGGAK HARUS NGE-GANJA:


   
Kalau Kita bicara tentang musik, pasti tidak lepas dari yang namanya musik reggae. Pandangan negative banyak disematkan oleh kalangan awam tentang penikmat musik ini. Dengan dandanan yang terkesan ”slengek’an” ato lebih tepatnya urakan, musik ini sering diidentikan musik pinggiran.


Sekitar tahun 1986, musik reggae mulai dikumandangkan di negeri ini. Beberapa band seperti Black Company, Kemudian beberapa tahun kemudian muncul Asian Roots yang merupakan turunan dari band sebelumnya. Lantas ada pula Asian Force, Abresso dan Jamming. Dan pada akhirnya sekarang kita mengenal Tony Q, Steven & Coconutreez, Joni agung (Bali), New Rastafara, Ras Muhammad, Shaggy Dog Dan Masih Banyak Lagi band-band reggae yang bermunculan di negeri ini.



Dari kesan urakan yang dimunculkan dari musisi reggae, muncul anggapan bahwa reggae adalah musik pinggiran, lebih parahnya lagi musik ini diidentikan dengan narkoba. Tapi kalau kita dengarkan lagi musik2 yang dikumandangkan musisi reggae tanah air, yang lebih menceritakan tentang efek sosial dan menitikberatkan pada suasana cinta damai. Seperti halnya steven coconutreez, band reggae Indonesia yang paling digandrungi anak muda saat ini, mereka lebih memilih tema cinta damai. Dan terkadang mereka juga masuk kejajaran sosial masyarakat sekitar.


Bila dilihat dari sejarah musik ini, memang sangat identik dengan ‘ital’ –Ganja—sebut saja lagu Petertosh Let Jah Be praised, Mystic man, Legalized it dll. Yang begitu mengagungkan ganja sebagai alat seorang rastaman bersatu dengan Jah atau tuhan mereka. Memang tidak bisa dipungkiri pandangan negatif tentang musik ini berawal dari histori tersebut. Diperkuat lagi seorang Peter Tosh dan Bob Marley, yang dalam lirik lagu2nya selalu berbau ganja. Ini adalah pandangan mereka bahwa ganja adalah suatu jalan menuju kedamaian batin, disamping itu anggapan sebuah budaya afrika yang menurut mereka sebagai sesuatu yang harus dirangkul kembali.


Untuk saat ini memang anggapan seperti itu harus segera dihapuskan. Musisi reggae bahu-membahu menghilangkan idiom tersebut. Dalam sebuah lirik lagu reggae dari Tony Q Rastafara, disebutkan dengan jelas bahwa reggae tidak harus gimbal, reggae gak harus maganjo, reggae adalah music pecinta damai.


Untuk lebih jelasnya, kita cermati lirik lagu “cinta damai” yang dipopulerkan oleh Steven & coconutreez ini :

“. . . adakah sedikit waktu bicara tentang cinta

Daripada kau saling menghina dan tanpa tenggang rasa

adakah sedikit waktu bicara tentang damai

Daripada kau saling menghina dan tanpa tenggang rasa

adakah sedikit waktu bicara tentang Rasta
Daripada kau saling menghina dan tanpa tenggang rasa. . .”


So,,
No ganja, No Narkoba . . . .
Maju Terus reggae Indonesia !!!!

Reggae adalah suatu aliran musik yang awalnya dikembangkan di Jamaika pada akhir era 60-an. Sekalipun kerap digunakan secara luas untuk menyebut hampir segala jenis musik Jamaika, istilah reggae lebih tepatnya merujuk pada gaya musik khusus yang muncul mengikuti perkembangan ska dan rocksteady.
Reggae berbasis pada gaya ritmis yang bercirikan aksen pada off-beat atau sinkopasi, yang disebut sebagai skank. Pada umumnya reggae memiliki tempo lebih lambat daripada ska maupun rocksteady. Biasanya dalam reggae terdapat aksentuasi pada ketukan kedua dan keempat pada setiap bar, dengan gitar rhythm juga memberi penekanan pada ketukan ketiga; atau menahankord pada ketukan kedua sampai ketukan keempat dimainkan. Utamanya "ketukan ketiga" tersebut, selain tempo dan permainan bassnya yang kompleks yang membedakan reggae dari rocksteady, meskipun rocksteady memadukan pembaruan-pembaruan tersebut secara terpisah.



Beberapa nama yang terkenal dalam dunia musik Reggae dan sub-ragamnya Indonesia antara lain D'riie Ambazsador,Tony Q RastafaraSouljahRas MuhamadJoni Agung (Bali), New Rastafara,Songket Reggae (yogyakarta),Marasta (Yogyakarta),Mbah Surip (Mojokerto)dan Marapu (Yogyakarta/Waingapu Sumba NTT) Selain itu ada juga grup reggae Coconut Head yang berasal dari Medan. Band reggae ini termasuk band pertama yang menggunakan nama "Coconut Head" di seluruh dunia.
Sekitar tahun 1986 musik Reggae mulai dikumandangkan di Indonesia, band tersebut adalah barbet comunityBlack Company sebuah band dengan genre Reggae, beberapa tahun kemudian muncul Asian Roots yang merupakan turunan dari band sebelumnya, kemudian ada Asian Force dan AbressoJamming. Kemudian muncul Band Cassavara''' dari (Jajarmaica, Wonosobo, Jawa Tengah)
[[af:Reggae]dgae]]